satu ketika dahulu, aku minat dan suka mendengar masalah orang lain. dan
dalam masa yang sama juga, aku rasa dihargai bila orang bercerita
masalah dorang kepada aku... sekurang-kurangnya, pengalaman mereka
mempunyai masalah, aku jadikan sebagai panduan hidup... juga sebagai
cerita untuk mereka2 yang mempunyai masalah yang hampir sama... tapi,
aku tidaklah kata nama betul orang tersebut, cuma aku menggunakan nama
samaran... alah, macam dalam cerita ceriti... Saripah (bukan nama
sebenar) bla... bla... bla...
selalunya, bila orang menceritakan masalah dia, ayat aku hampir sama jek... iaitu....
"ko takleh camni... ko kene sabar... ko tengok orang A tu, lagi susah... bla... bla... bla... "
selalunya, nak menaikkan semangat orang, aku akan membandingkan kes2
aku, ataupun orang lain... rupa2nya, bila lama dah jadi kaunselor tak
bertauliah, aku rasa lebih baik aku menjadi pendengar sahaja. daripada
memberikan pendapat aku sendiri, atau compare dengan kes2 yang lebih
teruk daripada masalah yang dicerita... sebabnya, bila dah terkena
dengan batang hidung mulut telinga muka pipi sendiri, barulah rasa
camana bila orang compare masalah kita dengan kawan dialah, kawan kepada
kawan dialah, kawan kepada kawan kepada kawan dia yang dia sendiri
taktau betol atau tidak... to be honest, agak sedikit sakit hati... aku
paham, tujuannya untuk memberikan semangat kembali... tapi bila tengah
dalam keadaan sedih, agak susah nak terima cerita orang lain
sebenarnya... kan??? tu yang aku rasalah...
contohnya, ketika aku meng'update' status di FB (orang perasan gelemer mmg macam ni sipatnya - cakap depan cermin ye, bukan cakap depan orang)
menyatakan bahawa zah gagal lagi dalam permohonan rayuannya untuk
berpindah, ramai jugak yang simpati.... tapi ada jugak yang aku terasa
dengan komen yang diberi (biasalah, walaupun tak penah datang bulan, tapi tetap terasa hati lagi2 bila tengah sedih)...
kata2 mereka yang lebih kurang, mintak aku bersabar banyak2, mintak
lagi tahun depan, kawan dia yang dok jauh seberang laut (semenanjung - sabah sarawak) tetiap tahun mintak tukar tak dapat, etc... etc... etc...
jangan salah paham... aku bukan salahkan kawan2 aku ni... cuma agak
sedikit terasa hati... sikit je pun... tak banyak... lepas lelama,
hilanglah jugak... mujurlah leh lawan perasaan tu...
teringat suatu ketika dulu, ada seorang yang mengeluh kerana isterinya
tidak dapat berpindah... maka aku pun memberi komen yang lebih kurang
begini;
"insyaAllah, ada rezekinya nanti... at
least ko baru kawin.. takdelah ralat sangat... aku ni, anak dah berderet
(masa tu sorang je), still duduk jauh..."
maka di jawabnya;
"sekurang-kurangnya, ko dah ada anak dan
dah lama bersama. aku ni, duduk jauh... dahlah baru kawin.... alamat,
makin lambatlah dapat anak... "
ambil lagi satu contoh ni... seorang yang telah keguguran anak;
"ko kene sabar. insyaAllah ko akan mendapatr balasan syurga... "
ada juga yang akan kata;
"sekurang2nya ko gugur masa kecil, aku ni, meninggal ketika dalam perut..."
mungkin ada pula yang menjawab ayat di atas;
"sekurang2nya ko tidak sempat serta
tiada kenangan dengan anak yang belum sempat lahir, aku ni meninggal
ketika umur 6 bulan... lagi siksanya menanggung kerinduan sebab aku
penah pegang dia..."
dan yang wanita yang anaknya keguguran tadi menjawab;
"sekurang2nya ko dah merasa baby bergerak dalam perut... aku tak sempat merasa lagi"
dan macam2 lagilah ayat yang akan keluar untuk menunjukkan bahawa dialah yang paling berat dugaan nya...
maka dari situlah aku mengambil pengajaran...
kadang2 apa yang orang rasa, tak sama dengan apa yang kita rasa walaupun
musibah yang menimpa hampir sama. mungkin kita rasa orang tu masih
bernasib baik bila compare dengan orang lain atau dengan kita sendiri...
tapi, hanya dia yang mengetahui macam mana rasanya... ada setengah
orang boleh dimotivasikan dengan membandingkan diri mereka dengan orang
lain, ada setengah orang hanya boleh dimotivasikan dengan hanya menjadi
pendengar sahaja, dan ada juga sesetengah orang, lebih suka mendiamkan
diri sahaja. lain padang lain belalang...
sebab itulah, sekarang ni, aku jarang nak bagi 'nasihat' kat orang
yang bertanya... biarlah mereka sendiri yang mencari jalan penyelesaian
atau merasa sendiri... lebih suka mendengar sekarang ni... dan kalau
apa2 sahaja musibah menimpa sahabat2, seorang sahabat pernah berkata
padaku;
"lebih baik ko memotivasikan dia dengan
berdoa supaya diberikan kesabaran dalam menempuh dugaan, dan bukannya
MENYURUHNYA bersabar... "
amara amalia
Senin, 28 Januari 2013
Senin, 29 Oktober 2012
hikmah qurban
1. Kebaikan dari setiap helai bulu hewan kurban
Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.” Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.”Mereka menjawab: “Kalau bulu-bulunya?”Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” [HR. Ahmad dan ibn Majah]
2. Berkurban adalah ciri keislaman seseorang
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat Ied kami.” [HR. Ahmad dan Ibnu Majah]
3. Ibadah kurban adalah salah satu ibadah yang paling disukai oleh Allah
Dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya qurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih hewan qurban), sesungguhnya pada hari kiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu- bulunya. Sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah –sebagai qurban– di manapun hewan itu disembelih sebelum darahnya sampai ke tanah, maka ikhlaskanlah menyembelihnya.” [HR. Ibn Majah dan Tirmidzi. Tirmidzi menyatakan: Hadits ini adalah hasan gharib]
4. Berkurban membawa misi kepedulian pada sesama, menggembirakan kaum dhuafa
“Hari Raya Qurban adalah hari untuk makan, minum dan dzikir kepada Allah” [HR. Muslim]
5. Berkurban adalah ibadah yang paling utama
“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah.” [Qur’an Surat Al Kautsar : 2]
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah ra sebagaimana dalam Majmu’ Fatawa (16/531-532) ketika menafsirkan ayat kedua surat Al-Kautsar menguraikan : “Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan beliau untuk mengumpulkan dua ibadah yang agung ini yaitu shalat dan menyembelih qurban yang menunjukkan sikap taqarrub, tawadhu’, merasa butuh kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, husnuzhan, keyakinan yang kuat dan ketenangan hati kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, janji, perintah, serta keutamaan-Nya.”
“Katakanlah: sesungguhnya shalatku, sembelihanku (kurban), hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” [Qur’an Surat Al An’am : 162]
Beliau juga menegaskan: “Ibadah harta benda yang paling mulia adalah menyembelih qurban, sedangkan ibadah badan yang paling utama adalah shalat…”
6. Berkurban adalah sebagian dari syiar agama Islam
“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)” [Qur’an Surat Al Hajj : 34]
7. Mengenang ujian kecintaan dari Allah kepada Nabi Ibrahim
“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya). Dan Kami panggillah dia: “Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” [Qur’an Surat Ash Shaffat : 102 - 107]
Senin, 22 Oktober 2012
Hikmah ramadhan
Keutamaan Hikmah Ramadhan
Keutamaan Hikmah Puasa Ramadhan Bulan Ramadhan hanya tinggal beberapa hari lagi dan tentunya kita sebagai umat Islam wajib manjalankan puasa ramadhan sebagaimana telah disyariatkan dalam agama kita yaitu Islam. Kita sedang berada di akhir-akhir bulan Sya’ban dan sebentar lagi tiba bulan yang sudah kita nanti-nantikan, bulan yang selalu kita rindukan kedatangannya yang kemarin kita lepas dengan linangan air mata karena enggan untuk berpisah dengannya, yaitu bulan di mana Allah mencurahkan kasih sayang sepenuhnya kepada umat-Nya yang beriman dan bulan tersebut merupakan bulan yang paling mulia dibanding dengan bulan-bulan yang lain yaitu bulan suci Ramadhan.Marhaban Ya Ramadhan. Selamat datang bulan Ramadhan. Bulan yang penuh dengan keberkahan dan juga kebaikan. Dan kita sebagai umatNya dan umat Rasulullah shallallahu a'laihi wa sallam wajib melaksanakan salah satu kewajiban kita yaitu kewajiban menjalankan puasa. Kewajiban dalam melaksanakan puasa di Bulan Ramadhan ini telah Allah Firman kan dalam salah satu ayatNya yaitu : "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa"
Senin, 24 September 2012
puisi untuk ibu
IBU
Ibu...
adalah wanita yang telah melahirkanku
merawatku
membesarkanku
mendidikku
hingga diriku telah dewasa
Ibu...
adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam
Ibu...
adalah wanita yang penuh perhatian
bila aku sakit
bila aku terjatuh
bila aku menangis
bila aku kesepian
Ibu...
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karena aku
Aku yang selalu merepotkanmu
aku yang selalu menyita perhatianmu
aku yang telah menghabiskan air susumu
aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu
Ibu...
engkau menangis karena aku
engkau sedih karena aku
engkau menderita karena aku
engkau kurus karena aku
engkau korbankan segalanya untuk aku
Ibu...
jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terbeli
jasamu tiada akhir
jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga
Ibu...
hanya do'a yang bisa kupersembahkan untukmu
karena jasamu
tiada terbalas
Hanya tangisku sebagai saksi
atas rasa cintaku padamu
Ibu..., I LOVE YOU SO MUCH
Ibu...
adalah wanita yang telah melahirkanku
merawatku
membesarkanku
mendidikku
hingga diriku telah dewasa
Ibu...
adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam
Ibu...
adalah wanita yang penuh perhatian
bila aku sakit
bila aku terjatuh
bila aku menangis
bila aku kesepian
Ibu...
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karena aku
Aku yang selalu merepotkanmu
aku yang selalu menyita perhatianmu
aku yang telah menghabiskan air susumu
aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu
Ibu...
engkau menangis karena aku
engkau sedih karena aku
engkau menderita karena aku
engkau kurus karena aku
engkau korbankan segalanya untuk aku
Ibu...
jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terbeli
jasamu tiada akhir
jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga
Ibu...
hanya do'a yang bisa kupersembahkan untukmu
karena jasamu
tiada terbalas
Hanya tangisku sebagai saksi
atas rasa cintaku padamu
Ibu..., I LOVE YOU SO MUCH
Senin, 10 September 2012
menengok orang sakit
suatu hari aku dan keluarga menjenguk nenek di rumah sakit , keadaannya parah . aku dan keluarga sangat khawatir disana aku berdoa untuk kesembuhan nenek.
Langganan:
Postingan (Atom)

